Wednesday, 16 April 2014

Kapal Wisata Siswa SMP Tenggelam di Korea Selatan #PrayForSouthKorea


Perjalanan wisata itu berubah menjadi tragedi.

Kapal penyelamat dan sejumlah helikopter dikerahkan untuk menyelamatkan para penumpang, kebanyakan adalah murid sekolah. Dari 459 orang di dalam kapal, 164 di antaranya berhasil diselamatkan hidup-hidup.
Sejauh ini empat  orang-- satu perempuan dan 3 pria -- dikonfirmasi tewas. Sementara 292 lainnya belum diketahui pasti nasibnya. Banyak di antara mereka terjun ke perairan beku di Laut Kuning.
Operasi penyelamatan terus dilakukan hingga Rabu malam, beberapa jam setelah feri kali pertama mengirimkan sinyal bahaya. Aparat juga belum menyimpulkan penyebab tenggelamnya kapal. Yang jelas, bukan faktor alam. Karena saat kejadian cuaca sedang cerah.

Kapal feri yang diberi nama Sewol, membawa 325 murid, 15 guru, 30 kru, dan 89 penumpang lain.

Murid-murid tersebut berasal dari Ansan Danwon High School Seoul. Mereka berangkat dari pelabuhan Kota Incheon untuk berwisata selama 4 hari di Jeju -- kota yang dianggap 'Hawaii-nya' Korea. Sekitar pukul 09.00 waktu setempat, feri mengirimkan sinyal bahaya pertama.

Seorang murid yang selamat, Lim Hyung Min mengaku mendengar dentuman keras di sekitar waktu kejadian. Ia juga melihat beberapa temannya terlempar. Panik melanda. Semua orang diminta cepat-cepat mengenakan jaket pelampung dan melompat.
Lim berkata, ia melompat ke laut, lalu berenang menuju kapal penyelamat. "Air sangat dingin, tapi aku terus berenang. Aku masih ingin hidup," kata dia.


Lim Hyung-min tak pernah menyangka perjalanan wisata dengan teman-teman satu sekolahnya berakhir bencana. Kapal feri besar yang mereka naiki dari Pelabuhan Incheon menuju Pulau Jeju tenggelam di tengah laut.
Murid Ansan Danwon High School tersebut menceritakan detik-detik saat kapal terangkat dan perlahan tenggelam, juga betapa kacaunya situasi saat itu. Para penumpang yang panik dipaksa melompat ke dalam laut dingin -- sebelum feri tersebut menghilang di bawah air.
Lim, satu dari 325 murid, mengaku cepat-cepat mengenakan jaket pelampung sebelum terjun ke laut. Ia kemudian berenang sekuat tenaga menuju kapal penyelamat.
"Ketika feri bergetar dan miring, kami semua terlempar, terjungkal, dan bertumpuk satu-sama lain," kata dia seperti dimuat Guardian, Rabu (16/4/2014). Mereka lalu diperintahkan terjun.
"Air laut saat itu sangat dingin...Aku cepat-cepat berenang, berpikir: aku ingin hidup," kata Lim. Ia melihat sejumlah penumpang lain dalam kondisi berdarah-darah

 
Tak lama kemudian, feri seberat 6.800 ton tenggelam. Hanya lambung kapal berwarna putih dan biru yang terlihat di permukaan air.




Tim penyelamat berusaha keras menyelamatkan korban. Setidaknya 178 orang terlibat dalam upaya penyelamat, termasuk 118 personel marinir, 42 dari angkatan laut, dan 18 polisi.
Kapal Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Bonhomme Richard, juga ikut dalam upaya penyelamatan. Sejumlah helikopter dari bahtera besar itu dikerahkan.
Tim penyelam berusaha menyisir kapal yang tenggelam, untuk mencari korban yang kemungkinan terperangkap. Daya pandang yang terbatas menyulitkan upaya tersebut. 





Korban selamat lainnya mengaku khawatir jumlah korban akan terus bertambah. Sebab, masih ada penumpang yang terperangkap saat feri tenggelam di laut, 20 km dari bibir pantai Pulau Byungpoong.
Kim Seong-mok mengaku yakin, masih ada orang-orang yang terperangkap dalam kapal, ketika level air laut terus meninggi di bagian dalamnya.
Saat kejadian, beberapa orang yang berada di luar berteriak-teriak agar mereka yang ada di dalam kapal memecahkan jendela. Kim sedang sarapan saat merasa feri miring dan menabrak sesuatu. Entah apa.
"Ada benturan, lalu kapal tiba-tiba miring," kata dia. "Di bagian bawah kapal ada sejumlah restoran, toko-toko, dan ruang hiburan. Mereka yang ada di sana dikhawatirkan terjebak."

Kesempatan hidup para korban yang ada di laut tak begitu besar. Sebab, suhu air laut yang memisahkan pulau utama di Korsel dengan serangkaian pulau-pulau kecil lainnya sekitar 12 derajat Celcius -- cukup dingin untuk menyebabkan hipotermia setelah 90 menit hingga 2 jam.

Penyelam Angkatan Laut yang dikirimkan ke dalam kapal yang tenggelam dihalangi daya pandang terbatas akibat lumpur yang terangkat dari dasar laut. 



 
Para murid dan guru mereka berada dalam kapal bersama 150 orang penumpang lain menuju Jeju. Naik Kapal Sewol.

Sewol mengirimkan sinyal bahaya sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Feri seberat 6.825 ton tersebut sedang dalam perjalanan dari pelabuhan Incheon. baru menempuh perjalanan 100 km dari pulau utama, kapal tersebut diduga menabrak karang dan celaka.

Sementara itu, di Ansan Danwon High School, para orangtua dilanda panik dan tegang menanti kabar nasib buah hati mereka. Aparat mengumumkan nama-nama mereka yang berhasil diselamatkan.


sumber : Liputan6Korea

Kapal Rombongan Siswa SMP Tenggelam #PrayForSouthKorea




Kapal feri tenggelam di lepas pantai barat daya Korea Selatan (Korsel), Rabu, waktu setempat. Kapal tersebut mengangkut sekitar 350 penumpang.
Kantor berita Korsel Yonhap, Rabu (16/4/2014), melaporkan sebagian besar penumpang adalah siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Korsel. Mereka dalam perjalanan pariwisata ke Pulau Jeju.
Kapal tersebut diduga bocor, kemudian tenggelam perlahan-lahan. Awak kapal sempat mengirimkan sinyal darurat ke penjaga di Pulau Byungpoong. Tim penyelamat pun langsung bergegas ke lokasi.
Televisi Korsel melaporkan saat ini lebih dari 100 penumpang berhasil diselamatkan. Ratusan penumpang lainnya masih dalam upaya evakuasi. 
Juru bicara tim penyelamat mengatakan, pihaknya mengerahkan semua armada penyelamatan dan kapal, seperti kapal penjaga pantai, kapal komersial. Helikopter juga dikerahkan ke lokasi.
Seorang penumpang yang selamat menuturkan, sebelum tenggelam, ia mendengar dentuman keras dan kapal pun berhenti. "Kapal miring, sehingga kita harus berpegang erat untuk bertahan," ujarnya. 



Lebih dari 100 orang lainnya hilang akibat tenggelamnya kapal feri di lepas pantai Korea Selatan (Korsel). Tim pencari kini masih mencari para penumpang yang belum ditemukan.
Seperti dimuat BBC, Rabu (16/4/2014), ada 476 penumpang yang berada di kapal feri. Sejauh ini, sekitar 368 orang berhasil diselamatkan. Sisanya, sekitar 100 orang belum ditemukan. 
Selain itu, 2 orang dinyatakan tewas setelah ditemukan. Sedangkan 13 orang lainnya terluka. Para korban tersebut sudah dievakuasi ke rumah sakit setempat.
"1 korban tewas di antarany adalah seorang perempuan," ujar penjaga pantai kepada Yonhap. 
Kapal dengan sebagian besar penumpang murid SMP itu tenggelam Rabu pagi ini, waktu setempat. Feri tersebut karam dalam perjalanan dari Pelabuhan Incheon, barat laut Korsel, menuju Pulau Jeju di bagian selatan.
Dalam sebuah foto yang dimuat BBC, terlihat kapal tenggelam miring setelah sempat berhenti mendadak. Hampir sebagian besar kapal tenggelam. Hanya sedikit bagian yang masih terlihat di permukaan laut. 
Korsel mengerahkan tim pencari menggunakan 34 angkatan laut, kapal sipil, kapal penjaga pantai, dan 18 helikopter. Tim tanggap darurat sampai di lokasi dengan cepat. Sehingga 368 orang berhasil diselamatkan.
Salah satu murid SMP yang selamat menceritakan bagaimana proses tenggelamnya kapal. Dia menuturkan, awalnya ia sedang asyik menikmati perjalanan wisata bersama teman-temannya. Namun kemudian kapal miring. Tenggelam perlahan. Para penumpang tak berkutik karena derasnya air yang masuk. 
"Kami mencoba diam agar pesawat tidak makin tenggelam. Selain itu, ada banyak orang yang terblokir di lorong," ujar siswa yang tak disebutkan namanya itu.
Hingga kini belum diketahui kenapa pesawat itu tenggelam. Namun seorang penumpang yang selamat menuturkan, sebelum tenggelam, ia mendengar dentuman keras dan kapal pun berhenti. "Kapal miring, sehingga kita harus berpegang erat untuk bertahan," ujarnya. 

Sumber : Liputan6

Monday, 14 April 2014

Keywordnya : Mahasiswa, Nganggur, Bahagia!

setelah bahagia-bahagianya tanggal 13 bulan maret kemaren karena GUE LULUS, sekarang gue NGANGGUR hahahaha. Bahagia? entahlah, gak sepenuhnya sedih tuh weeek :p kenapa? karena sejatinya gue gak nganggur, gue udah ditunggu buat masuk dan mengabdi di sebuah sekolah yang menurut kalian W.O.W sedangkan menurut gue W.E.W dan gue memutuskan untuk sedikit banyak mengulur waktu sampai batas itu.
Yaa itu masalah-masalah gue juga sih, ah tau gitu gausah pamer tadi ye? wes lah pokoknya hari ini gue cuma pengen ngeluarin unek-unek di benak gue yang udah gue pendam selama 100 juta tahun yang lalu dan itu ketauan kalo gue lagi bohong besar hahaha!

1. Ketika mahasiswa lain setelah lulus GALAU jadi pengangguran, galau pengen cepet-cepet dapet kerja, galau sama omongan orang, gue malah ogah GALAU mikirin kerjaan. gue gak sreg sama kerjaan itu. Gue belum pengen gabung sama lembaga itu. "Kalo gitu, kuliah aja terus!" Yee OGAH banget! gue juga manusia waras yang masih inget gimana rasanya pas gue lulus kemaren. Itu sangat indah bero dibanding dengan kuliah yang gue jabanin selama 4 taon setengah.
2. Kemaren gue liat 4 anak tuyul kecil naek sepeda meluncur cepat sampe nyelip motor yang gue pake sama temen gue. Mereka teriak "aaaaaaa....wuuuuuuuu....yeeeee" entah mereka lagi syuting atau apa yang jelas mereka lepas banget teriaknya, ketawanya. Tapi sebenernya mereka kenapa? ternyata penyebabnya SEPELE banget, mereka menukik turun di jembatan untuk kemudian melesat naik ke tanjakan di depannya. Alamaaaak gue kira apaan, mereka histeris banget! Padahal itu jalan turunannya hampir bisa dibilang agak datar dan apadeh mereka? lebay banget sih teriaknya. Gue sama temen gue berlalu melewati mereka yang masih ber-aaaaaauuuuaaaauuuu di jalanan. Gue masih menatap mereka sambil mikir kenapa mereka bisa tertawa segitu renyahnya? padahal ampun deh itu jalanan curam kagak, landai banget kagak tapi mereka melakukan hal itu seolah-olah mereka menukik turun dari puncak everest kemudian menanjak naik ke jembatan layang dan mereka ditilang -_-
Akhirnya gue memutuskan untuk mengambil 2 kesimpulan. yang pertama bahwa mereka berekspresi seperti itu karena mereka memang menikmatinya!! ya, mereka menikmati apa yang mereka lakukan, bahkan gak peduli juga kayaknya sama kendaraan gedhe yang lalu lalang yang bisa menggencet mereka setiap saat (kalo mau aja sih) dan kesimpulan yang kedua adalah karena mereka berbanyak. Anak-anak itu gak sendirian, mereka menikmati bareng sama temen-temen mereka. Mungkin itu aja sih yang bikin gue ngeliat mereka asik banget ngelakuinnya sehingga gue dapet judul "Menikmati bersama teman" ~halah
3. Apalagi pikiran gue? sementara itu dulu deh..makin hari otak gue suka ngehang tiba-tiba kalo mikir kebanyaken wkwk ALASAN!
dari 3 pemikiran tadi, gue cuma bisa nyimpulin satu aja deh. Nganggurnya mahasiswa baru lulus gausah dibikin galau trus nangis meraung-raung ngesot-ngesot sambil ngunyah "TUHAN, kenapa aku dianggurin?" hish! ga baek kayak gitu Ndro! Usaha, usaha, jangan kegedean gengsi juga! tuh inget, jangan kegedean gengsi! "Gue kan kuliah manajemen ekonomi, masa cuma suruh dagang?" "Gue kan lulusan manajemen pendidikan, masa cuma jadi guru les di kampung?" HIH! menurut lo dagang gak pake prinsip-prinsip ekonomi? gausah lah kemakan jas parlente perusahaan. Yang penting gimana kita-kita mengaplikasikan ilmu yang udah kita dapet di bangku kuliah (kalo gak pake bangku pasti disebutnya lesehan kuliah) kalo emang kita berkualitas, kebahagiaan akan datang menghampiri dengan indahnya
kemudian kesimpulan kedua (lha katanya cuma 1?) bahwa kita, kita bisa merasa bahagia selama kita menikmati apa yang kita kerjakan, kita lakukan. kalo lo mau buktiin, coba aja adegan 4 bocah kecil yang udah gue sebutin di atas tadi. Jangan lupa ajak orang sekampung biar GREGET! 

jikalau judul tak nyambung dengan isi, MAAF karena itu cuma keyword. Salam.

Thursday, 27 March 2014

<a href="http://www.bloglovin.com/blog/12018011/?claim=4bef6sckhg3">Follow my blog with Bloglovin</a>

Friday, 21 March 2014

Aku dan Skripsiku ^_^ ♥



13 Maret 2014 ^_^
Alhamdulillah , sungguh Alhamdulillah.. tanggal 13 maret kemarin aku ujian pendadaran skripsi ^^. Judul dari skripsiku adalah “Rencana Pendirian Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu di Desa Panikel Kecamatan Kampung Laut Kabupaten Cilacap.
Aaah,,akhirnya setelah menunggu hampir 1,5 bulan(karena skripsiku udah kelar tanggal 30 Januari 2014) aku dapet jadwal hari Kamis 13 Maret 2014 jam 09.00-10.30 WIB.

Flash back…
Aku memulai penelitian baik itu observasi, wawancara, menyebar angket dan lain sebagainya pada bulan Oktober 2013. Pokoknya targetku sebulan penelitian cukup, setelah itu mulai mengerjakan skripsi.
Pertama kali mau ke TKP, ke kantor kecamatan Kampung Laut duyu..sama Ibuku naik perahu hihi kok perahu?? Iya karena desa yang mau aku tuju namanya desa Klaces dan satu-satunya kendaraan menuju klaces adalah naik perahu hahaha ini sekalian plesir bero! Aku & Ibuku (Ibuku ijin sehari dari kantor untuk menemani putrid tercintanya inih hihi) ikut rombongan orang-orang diknas dan orang-orang kecamatan yang rumahnya di Cilacap kota. Pagi banget dateng ke dermaga eeh berangkatnya jam 8 pagi :o padahal pegawai kan ya? Ah sudahlah~~
ini dermaga dimana aku menunggu perahu

riak ombak tepi perahu yang aku tumpangi 

Di tengah perjalanan aku liat anak-anak mau berangkat sekolah, mereka naik perahu juga bareng-bareng sama anak-anak lainnya yang pada berangkat sekolah.. walaah mereka juga berangkatnya siang toh? Iya, soalnya guru-guru mereka kebanyakan dari Cilacap kota jadi agak siangan deh datengnya. Ya Allah,,perjuangan banget yah mereka ^^
tuuuh kan, anak-anak memang semangatnya LUAR BIASA 


Setelah melewati berbanyak-banyak tanaman bakau (oh ya Kampung Laut itu juga Kampungnya tanaman Bakau loh) akhirnya sampai di kecamatan. “ooh ini toh kecamatannya?”di samping kecamatan ada Puskesmas, di sampingnya lagi ada Dinas Pendidikan. Aku masuk ke kecamatan ngobrol-ngobrol sama Pak Camat, mengutarakan niat yang sebenernya kenapa dating ke situ,,setelah ngobrol ngalor ngidul kemudian aku dipersilakan meng-copy data monografi kecamatan Kampung Laut. Alhamdulillah ^^

Selesai ngopi data, aku sama ibuku ‘main’ ke kantor Dinas Pendidikan, ketemu sama Penilik Sekolah..kami ngobrol-ngobrol panjang lebar terkait dengan mendirikan sebuah sekolah dan komponen-komponen yang diperlukan di dalamnya dan tanpa disangka, beliau punya orangtua yang tinggal di desa Panikel kemudian beliau menawarkan untuk menunjukkan jalan menuju Panikel. Sungguh, rasa syukurku gak putus-putus!! Allah selalu memudahkan hamba-hambaNya yang senantiasa memohon padaNya^^

Hari Minggunya aku dianter bapakku ke Panikel dengan Pak Penilik sebagai penunjuk jalannya. Oh ya, desa panikel ini merupakan desa yang lebih mudah diakses via jalur darat loh,, kalo yang 3 desa lainnya di Kampung Laut ini harus menggunakan jalur air alias naik perahu dulu buat nyampe ke sana :D
Ketika masih di wilayah kawunganten, gandrung..jalannya masih jalan raya gitu dan lumayan alus laah meski saat itu memang lagi ada perbaikkan jalan hehe, akan tetapi ketika tiba-tiba belok ke jalan kecil kayak setapak, kanan-kiri sawah terbentang luas..Ya allah, ini jalan atau apa ya?? :o gini nih penampakan jalannya..
Keliatannya gak begitu parah ya? Tapi asli deh! Kalo kalian rasain sendiri udah kayak naik kuda, enjul-enjul gitu deh..Perjuangan banget nih, sampe organ dalam rasanya mau copot semua wkwkwk *lebay 
beceknya sampe mblenyek-mblenyek kayak gini deeh


ini sumpeh liciiin banget

Setelah melakukan perjalanan yang belum pernah terbayangkan sebelumnya, akhirnya sampai juga ke tempat tujuan, cepet-cepet keluarin notes, pulpen sama ngeluarin otak *loh :D pada kenyataannya aku Cuma bisa jalan-jalan keliling liat kondisi desa, senyam-senyum sama warga, poto-poto apa aja yang diliat.
anak-anak lagi bermain di depan sekolah merekaa

ini tugu pemberdayaan dari pemerintah

salah satu alat transportasi masyarakat desa Panikel


ini nih..roda truk-nya 'masuk' ke jalan utama yg lg becek abis ujan :o

Tanya-tanya apa yang pengen ditanyain..setelah agak capek gitu kembali ke tempat dan taraaaa udah ada kelapa muda yang baru dipetik dari pohonnya, sekali lagi Alhamdulillah..Alhamdulillah ^^

kelapa muda a la Mbah Supomo

Pulang dari Panikel, bukan berarti gak balik lagi,,aku masih bolak-balik berkali-kali sampai gak kaget lagi dengan wajah jalan desa Panikel. Mau yang lewat jalan tikus, mau lewat jalan utama udah kebal nih *Nggaya ih wkwkwk. Pokoknya selama Oktober 2013 kemaren aku menghabiskan separuh perjalanan buat ngurusin ‘Desa panikel. Naaah, kira-kira data yang diperlukan udah cukup dan angket juga udah diisi sama para responden,,saatnya kembali ke Jogja buat focus ngerjain SEKERIPSI :p
Awalnya bingung banget, harus memulai dari mana? Hahahaha.. aneh banget kan? Tapi kan aku punya dosen pembimbing yang siap membimbingku setiap aku mengejar wkwkwk ^^
Aku dapet dosen pembimbing yang sabaaaaar pake banget meskipun aku yang dibimbing tuh gak sabaran banget haha gak sabar buat cepet selese, cepet ujian dan cepat lulus :p kerjaanku tiap hari tuh nelponin dosen pembimbing. BENERAN!! Mungkin dosen pembimbingku gerah banget karena dikejar-kejar mulu sama aku :D yaa mau gimana lagi, kalo aku gak kayak gitu, mungkin sekarang aku masih mumet-mumet nggarap skripsi :’). Pak dosen, makasih ya udah sabar banget bimbing aku yang ngeyel dan maksanya setengah mampus. Haha gimana enggak dosen pembimbing bilang A aku ngotot B padahal sampai kapanpun yang bener ya yang A dan aku tau, tapi entah kenapa dengan ngeyel seperti itu jadi lebih GREGET :p.
Seneng sih dapet pembimbing seperti beliau, tapi ada gak senengnya juga,,kenapa? Jam terbangnya tinggi. Hari ini njanjiin “Besok ya mbak jam 9 pagi”. Esoknya aku dateng jam 08.30 *krik..krik..krik..* sampe jam 11 belum datang, aku sms gak dibales, telpon gak diangkat aku mikir apa jangan-jangan gak punya pulsa ya kayak di iklan-iklan kartu telpon gitu XD. Aaah, akhirnya dhuhur itu beliau sms aku bilang ada rapat di luar dan belum selesai. Lemes? BANGET! Iya lemes banget beroo >_< yowes,, #AkuRaPopo
Dijanjiin lagi “besok ya mbak jam 1 siang”and then, aku berangkat abis dhuhur jam 12.30-an. Did u kno-w? sampe jam 3 sore ane gak liat beliau sama sekali,, jam 15.30 hape berdering, beliau telpon aku..bilang kalo gak bisa ketemu hari itu. Nah loh.. #AkuRaPopo (lagi)
Yaaah gitu deh perjuangan yang harus ditempuh, berapa kali revisi, berkali-kali dapet kritik pedes berkali-kali…ah sudahlah hihi tapi aku tetep memohon pertolongan Allah supaya Allah menjernihkan pikiranku, menguatkan aku dan Alhamdulillah,,aku gak ngehang dalam mengerjakan skripsi ini. Sebelumnya sempet rasanya gak enak banget, pas denger cerita temen-temen ngerjain skripsi, liat status tamen-temen yang mumat-mumet nggarap skripsi. ASLI, sempet Panik tingkat dewa, takut mau ngerjain..takut gak seles-selese gitu deh..tapi setelah mencoba mengerjakan, ngetik sehuruf demi sehuruf, baca referensi-referensi, percaya gak percaya..aku ENJOY nggarap skripsi ini. Pusing jelas ada, apalagi kalo abis dikritik pembimbing, serasa pikiran selama ini salah semua hahaha tapi yakin deh, asal sungguh-sungguh dan bisa menyatukan visi sama dosen pembimbing, semua akan indah pada waktunya meskipun mungkin proses bisa kadang kesandung-sandung hihi. Yakin deh, yang penting itu gak mudah menyerah, tebel muka, tebel ati, tebel telinga karena dosen pembimbingmu bisa benar-benar membuatmu bangkit atau kamu yang terpuruk karena gak kuat dengan kritikan mereka :v
AKU BUKAN LAGI OMONG DOANG loh,, Aku udah membuktikan sendiri. Aku mulai ngetik-ngetik skripsi bulan November sampe Januari. Yap 3 bulan hidupku cuma seputar kamar, internet, perpus. Makan kalo inget, mandi kalo ada kringet hehehe (Ini jangan ditiru ya adek-adek XD)dan Alhamdulillah..kerja kerasku telah terbayar di hari Kamis tanggal 13 Maret 2014 ^_^ di sini degup jantungku melebihi degup jantungku sekarang..cepet banget, baru liat 4 kursi penguji aja udah sesuatu banget XD ingin rasanya menunda sampai hari aku gak gugup lagi, tapi apa iya aku mau mengorbankan waktu ini hanya untuk ketidakberanian? Ahh kalo kayak gitu CEMEN namanya :D
Bismillah..aku berdo’a sama Allah semoga proses ujianku dimudahkan dan dilancarkan, gak lupa aku minta do’a restu Bapak Ibu, para dosen dan teman-teman lainnya. Aku sudah berusaha dan berdo’a agar diberi yang terbaik. Tapi durasi 1,5 jam kok terasa begitu singkat ya? Alhamdulillah,,ketika akhirnya selese, sekretaris langsung mengumumkan nilai… Alhamdulillah aku dinyatakan LULUS!! LULUS!! LULUS!! Plus dikasih kesempatan sama Allah untuk terus belajar, buktinya setelah ujian..ada beberapa yang perlu direvisi sebelum akhirnya nanti dijilid ^^
Ayooo,,buat yang lagi pada skripsi terus SEMANGAT dan jangan berhenti BERDO’A & BERUSAHA. Man Jadda Wa jada ^__^

Tuesday, 11 March 2014

Balada Mie Instan ----> Dear You...

Dear You...
lama gak ketemu yah? kamu apa kabar? :D
aku baik-baik aja loh dan semakin baik malah ketika jauh dari kamu, ketika gak pernah ketemu kamu! :D

Tapi sebenernya..
aku pengeeen banget ketemu kamu, kalo boleh sih tiap hari. Abisnya aku kangen loh sama kamu.
apalagi kalo lagi ujan deres hmmm,,menikmatimu rasanya gak bisa diungkapkan dengan kata-kata deh.
jadi inget kenyal-kenyalnya kamu, apalagi kalo pemanasanmu pas! hmmm dicampur dengan komposisi yang pas, menjadikan kamu lebih nikmat dan aku berkeringat :D

Hmmm,,
mungkin lebih tepatnya kita udah jarang banget ketemu ya? tapi aku seriiiiing banget loh liat kamu dengan bajumu yang selalu menampilkan sesuatu yang nikmat walau hanya dipandang. Ah, apalagi dinikmati?? apalagi diremas-remas... arrrgh jadi beneran ingin kamu nih :D

CUKUP!! Aku udah janji sama diriku sendiri
Aku hanya bisa bertemu kamu 2x dalam sebulan. Selebihnya, aku gak akan pernah menemui dan menyentuhmu.
Aku berjanji jika memang aku ingin menemuimu dan menikmatimu sejenak.
Tapi jika memang aku benar-benar tidak ingin bertemu dan menikmatimu, maka sebulan-dua bulan pun tak akan menjadikanku lengser dari kedudukanku :D

Kamu tau, kenapa alasanku berbuat seperti ini padamu? ya, karena :
1. Aku punya sakit maag dan bagaimana caranya sebisa mungkin aku harus menghindar dari kamu
2. Bumbumu yang gurih banget itu loh, mengandung banyak pengawet..gak baik tau buat kesehatan aku

Dokter bilang sih #RaPopo asal jangan banyak-banyak. Tapi tetep aja, menjauhi kamu sepertinya akan menjadi lebih baik. Sorry ya,,
Tenang aja, kamu gak usah nangis-nangis dan gak produktip lagi karena kehilangan penikmat unyu yang satu ini.
Masih banyak penikmat di luar sana yang siap menyantap dan melahap habis kamu sampai tetes terakhir loh.

Oke, aku harap gak masalah buat kamu dengan frekuensi pertemuan yang aku buat
Sekian dan semoga aku bisa konsekuen dengan apa yang udah aku buat.

See you, Mie Instan (cc : Indomie, Sedaap, Supermi, Sarimi)

Search This Blog