Tuesday, 29 May 2012

Dosa sebuah anugerah


Dosa sebuah anugerah
Ketika cinta datang begitu saja,,menguak hati menyusup jantung semua takkan terasa miliki aturan, yang terurai hanyalah kebebasan. Begitupun ketika cinta ini hadir padaku seorang perawan diantara kalian. Dosakah aku memiliki rasa ini? Bukankah Tuhan memang menganugerahkan rasa cinta di hati tiap hambaNya? Bahkan padaku seorang perawan? Bukankah anugerah Tuhan adalah yang terindah sekalipun berupa jurang yang menganga? Bah, apa pula dosa jika aku seorang perawan?
Ketika cinta memiliki keberanian, salahkah ketika aku meminta untuk menanggalkan apa yang telah ada? Apa yang telah terjadi? Salahkah anugerah yang telah Tuhan berikan? Dosakah aku seorang perawan  memiliki rasa ini? Bagaimana dengan dia? dia yang juga menganggap Tuhan telah anugerahkan rasanya untukku seorang perawan? Salahkah asa yang mengiring syukur? Bah, apa pula salah jika aku seorang perawan?
Ketika cinta bertambah kuatnya, ketika gatotkaca di atas sana menukik turun mengejar sayap patah terbebani cinta, masih adakah hembus angin yang menawarkan belaian asa? Adakah batas antara cinta dan dosa? Bahkan ketika adam dan hawa diturunkan dari nirwana? Bah apa pula batasan jika aku seorang perawan?
Ketika nafas melantunkan alunan cinta, semua buta..tak peduli siapa yang dicintai..tak peduli siapa yang terkoyak-koyak ketika cinta hadir padaku diantara kalian..Tuhan, dosakah aku? Bah, perawan tak punya dosa!!
Menumbuhkan benih cinta terlarang, menyusup pori-pori lara, menghujam belati kenistaan..toh tak ada hukum pidana yang melarang,,tak ada sangkar untuk menyita rasa,,tumbuh..tumbuh..tumbuh dan selalu terlarang..satu yang pasti, satu yang kerap terlupakan..hukum Tuhan tak pernah berhenti menyusuri tiap jengkal nyawaku diantara kalian..oh Tuhan dosakah aku? Bah, dosa macam mana yang akan dilimpahkan jika aku perawan?
Ketika mencintaimu adalah keterbatasan yang telah bersama diterjang,,sisi lara yang meranggas semakin menanggalkan petakan kering tak teraba dan tak terasa di sukmanya..Tuhan..ternyata, aku memang tlah berdosa meski aku masih perawan..

                                                                                    Viviulaz
Yogyakarta, 28 Mei 2012

Search This Blog