Saturday, 23 November 2013

Salah kita atau Salah dunia?

Posting apalagi yaaa? Oh ya,,beberapa waktu yang lalu, aku baru baca novel lawas-nya Achmad Munif "LIPSTIK"
mmm,,apa ya? novel ini mengangkat setting tempat di Parangtritis Jogja sama Jakarta. Muatannya tentang moral, persaingan politik, seks dan yang terakhir pasti ada adalah cinta. Asik juga sih baca novel lawas ini, sambil baca sambil mikir apa iya sih kehidupan sekeras dan sekejam yang digambarkan sama Achmad Munif?
Dunia emang sering memojokkan manusia pada keadaan yang gak dikehendaki. Tapi sebenernya yang bikin gak pas itu sikap kita atau emang dunia tempat kita berpijak? atau mungkin keadaan yang menjadikan kita terpojok?
Oke, gak ada manusia yang bisa lepas dari yang namanya nasib. entah itu yang baik maupun yang buruk. berhasil maupun gagal (udah kayak paket hemat aja ya?wkwk) tapi apa iya secara statistik atau oke , lebih tepatnya apa iya lebih banyak orang yang bernasib buruk ketimbang orang yang bernasib baik? sejauh mata memandang memang banyak sekali kan orang-orang miskin, terlantar, terpinggirkan, kelaparan, menggelandang dan anak-anak yang putus sekolah. Maasyaa Allah. Laa haula wa laa quwwata illa billah :'(
Nasib burukkah itu? atau hanya sekedar pernyataan "Waah, anda kurang beruntung Mister!" yang kemudian memunculkan pertanyaan tentang keberadaan Tuhan untuk mereka yang 'bernasib buruk'. Kita atau dunia??
Jika memang paket hemat tadi ada di tangan manusia, apa ya murni? diiringi kerja keras apa tidak? itulah pertanyaannya sekarang!!
Plis deh cyiin, jangan dikira kita bisa berdiri dan berlari sendiri! Ada Tuhan yang Maha Segala-galanya, yang melakonkan paket hemat itu. Masih pantaskah kita mempertanyakan keberadaanNya hanya karena kita dikata bernasib buruk??
sekali lagi,, kita atau dunia?

Search This Blog